Sunday, 13 November 2016

RESCHEDULE Proyek Konstruksi

Dalam dunia kontruksi bangunan, akan mengenal yang namanya reschedule. Reschedule merupakan schedule revisi dari schedule awal kontrak.

Dalam pembuatan reschedule, biasanya akan mempertimbangkan berbagai sumber daya pada saat proyek konstruksi dilaksanakan, baik mobilisasi, peralatan, bahan mentah/baku, tenaga kerja dan sumberdaya manusia, dan cashflow perusahaan.

Salah satu fungsi dari reschedule adalah pada saat MC atau penarikan. Dalam penyusunan reschedule, sedapat mungkin memperhatikan prinsip utanyanya, yaitu:

Prinsip Utama yang harus diperhatikan pada revisischedule/jadwal adalah:   
  1. Kurva 'S' awal (original 'S' curve) yang-sudah   disepakati pada saat awal kontrak harus tetap dipertahankan. Jadi walaupun terjadi revisi, bentuk dan trend kurva S tidak mengalami perubahan.
  2. Revisi schedule tidak bertujuan untuk memperkecil deviasi keterlambatan. yang dapat memperkecil deviasi hanya re-schedule akibat perpanjangan waktu.
  3. Pembuatan re-schedule selalu pada kurva S, dimulai pada titik dimana tanggal terjadinya perubahan. Jadi kurva re-schedule tidak melanjutkan kurva realisasi.

Ketentuan pada reschedule, biasanya adalah Kontrak telah memasuki kondisi kritis jika realisasi fisik :
a. Terlambat10% darirencanasaatitu  (pada periode 5% – 70%) atau


b. Terlambat5% darirencanasaatitu  (pada periode 70% – 100%) atau


c. Rencana fisik 70% - 100% dari kontrak, realisasi fisik terlambat kurang dari 5% dari rencana dan akanmelampauitahunanggaranberjalan.

Maka selambat-lambatnya dalam waktu 3 hari sejak diketahuinya kondisi kritis, PPK memberikan Surat Peringatan Pertama kepada Penyedia dan melaporkan secara tertulis kepada Kepala Satuan Kerja selaku atasan langsung.



Prosedur, Tugas, wewenang dan tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi adalah sebagai berikut:

RESCHEDULE Proyek Konstruksi



Pembayaran prestasi pekerjaan konstruksi untuk kontrak harga satuan dilakukan dengan cara Bulanan berdasarkan prestasi pekerjaan yang telah dilaksanakan/ terpasang (bukan material on site).
Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:
1. Berita acara prestasi hasil pekerjaan;
2. Perincian kuantitas hasil pekerjaan;

3. Laporan mutu hasil pekerjaan

Bagian penting dari reschedule harus meliputi adanya kontrak awal, ADD (jika ada), dibandingkan dengan bobot pada masing-masing itemnya.Dari reschedule tersebut, maka dapat dilihat progres realalisasi pekrjaan konstruksi, baik kemajuan pekerjaan tauapun keterlambatan pekerjaan.






Share

& Comment

0 komentar:

Post a Comment

 

Copyright © 2015 Sipilpoin™ is a registered trademark.

Designed by Templateism | Templatelib. Hosted on Blogger Platform.