Tuesday, 13 December 2016

PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS WHEEL LOADER

Alat ini baik sekali untuk pekerjaan-pekerjaan menggali tanah dan sekaligus memuatnya kedalam truck-truck, juga untuk membuat timbunan bahan persediaan (stockpiling). 

Batu-batuan lepas seperti yang terdapat disungai-sungai atau ditempat pengambilan batu dari gunung (stone quarry) bisa juga dimuat oleh alat ini kedalam alat-alat angkut atau sekaligus kedalam alat pemecah batu (stone crusher) yang dipasang disekitar tempat pengambilan tersebut. Wheel Loader ini juga dapat di-operasikan untuk alat pemuat agregat kedalam hoper cold bin pada Asphalt Mixing Plant (AMP).

Setelah pada posting terdahulu dibahas bagaimana cara menghitung kebutuhan bahan bakar excavator, maka sekarang giliran pembahasan contoh perhitungan produktivitas alat berat lain yaitu loader. Loader adalah alat paling umum dipakai dalam proyek konstruksi untuk pekerjaan pemuatan material hasil penggalian ke dalam truk atau membuat timbunan material. Loader dibedakan menjadi 2 macam berdasarkan roda yang digunakan yaitu wheel loader dan crawler loader. Loader digunakan pada pekerjaan pemadatan tanah dimana sebelum pemadatan dilakukan penimbunan tanah oleh loader pada area yang akan dipadatkan.Selain itu, loader juga digunakan untuk memindahkan tanah hasil pembersihan lahan oleh excavator. Produktivitas loader dipengaruhi oleh:
a.    kondisi material
b.    tipe bucket & kapasitasnya
c.    area untuk pergerakan loader
d.    waktu siklus untuk loader

e.    waktu efisien loader


Bagian-bagian terpenting wheel loader ini adalah (lihat Gambar 4.4.) :
·         Bucket.
·         Dumping angles facilitate load / carry.
·         Steering control, short turning radius control.
·         Bucket & boom actions control.

PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS WHEEL LOADER

Gambar .4.4. : Wheel Loader.
Tabel 1.4.4.1. : Kapasitas bucket.

No. Merk / Model Kapasitas bucket (m3)
1. W20 0,6
2. W30 0,8
3. W40 1,2
4. W60 1,4
5. W70 1.70
6. W90 2,3
7. W120 3,3
8. W170 3,5
Tabel 1.4.4.2. : Bucket factor.

Fixed time (Z) (menit)
Z 0,60 – 0,75
Tabel 1.4.4.4. : Travel speed.

Operating conditions Loaded (km/jam) Empty (km/jam)
Good 10 – 23 11 – 24
Average 10 – 18 11 – 19
Rather poor 10 – 15 10 – 16
Poor 9 – 12 9 – 14
Perhitungan hasil guna atau produksi wheel loader dengan menggunakan formula sebagai berikut :
PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS WHEEL LOADER

Dimana :

Q      : Produksi per jam (m3/jam)
q1      : Kapasitas munjung (m3)
k       : Faktor bucket
Cm   : Cycle time (menit)
E       : Job efficiency
D      : Jarak kerja (m)
F       : Kecepatan maju (m/menit)
R      : Kecepatan mundur (m/menit)
Z       : Waktu untuk ganti gigi (menit)


Share

& Comment

0 komentar:

Post a Comment

 

Copyright © 2015 Sipilpoin™ is a registered trademark.

Designed by Templateism | Templatelib. Hosted on Blogger Platform.