WORK BREAKDOWN STRUCTURE (WBS) DAN PENJELASANNYA

SHARE:

Work Breakdown Struktur (WBS) adalah alat manajemen mendasar yang mendefinisikan proyek melalui level aktivitas yang bisa diidentifikasi, dimanajemen dan dikendalikan dengan jelas.

Work Breakdown Struktur (WBS) adalah alat manajemen mendasar yang mendefinisikan proyek melalui level aktivitas yang bisa diidentifikasi, dimanajemen dan dikendalikan dengan jelas. 
WORK BREAKDOWN STRUCTURE (WBS)

Fungsi WBS antara lain:
  • Membagi proyek kedalam unit yang bisa diidentifikasikan dan manageable.
  • Mengidentifikasi biaya sesuai kontrak, biaya proyeksi, biaya aktual dan komponen penjadwalan dari keseluruhan proyek.
  • Mengintegrasikan biaya dan jadwal untuk perencanaan dan pengendalian kemajuan pekerjaan.
Memberikan summary/ringkasan dari biaya dan jadwal proyek untuk tujuan Management Reporting. Penyusunan Work Breakdown structure (WBS) didasarkan pada gambar proyek, atau secara umum dari dokumen kontrak. Setiap proyek dibagi menjadi beberapa tingkatan. Tingkat level dari WBS tergantung dari kebutuhan, dengan syarat bahwa level adalah pekerjaaan yang masih bisa dimonitoring dan dikontrol. 

Bangunan Rumah Dua Lantai (Penjelasan)
1. Pekerjaan Persiapan
Sebelum membangun rumah, langkah awal yang dikerjakan adalah pekerjaan persiapan. Karena sebelum pembangunan rumah diperlukan persiapan-persiapan pekerjaan, pekerjaannya antara lain: 
a. Pembersihan lahan
Langkah awal dari pekerjaan persiapan adalah pembersihan lahan. Lahan yang akan didirikan bangunan harus dibersihkan terlebih dahulu. Pekerjaan pembersihan antara lain membersihkan lokasi dari semak belukar dan memotong batang kayu apabila mengganggu proses pembangunan, dan alat yang diperlukan dalam pembersihan lokasi antara lain: parang, sabit, cangkul, gergaji, kapak, dan lain-lain. Setelah selesai pembersihan lokasi maka langkah berikutnya adalah melakukan pengukuran. Pekerjaaan pengukuran yang dilakukan tersebut menggunakan meteran, titik patok, dan benang. Pekerjaan ini dilakukan supaya rumah yang akan dibangun tepat pada pengukurannya.
b. Pemasangan BowPlank
BowPlank merupakan acuan pembangunan dimana bowplank menjadi acuan titik elevasi 0,0 pekerjaan sruktur. Fungsi bowplank sangat penting dalam suatu pekerjaan konstruksi untuk memastikan bangunan yang dibangun itu benar-benar tepat terhadap ukuran vertikal gambar. BowPlank dibuat dengan menggunakan kayu dan papan. 
2. Pekerjaan Pondasi        
Setelah pekerjaaan persiapan selesai dikerjakan, kemudian dilanjutkan pekerjaaan tanah. Maksud pekerjaan tanah adalah menggali tanah kemudian menimbunnya dan merapikannnya. Pekerjaaan tanah dapat dilakukan  dengan menggunakan alat seperti cangkul, sekop, dan sebagainya. Pekerjaan berupa penggalian tanah untuk pondasi dan pendataran tanah untuk lantai, dan juga pembuatan septictank dan resapan air. Setelah pekerjaan tanah selesai dikerjakan, maka pekerjaaan selanjutnya adalah membuat pondasi. 

a. Pondasi Batu Kali
Dalam perencanaan rumah ini, pondasi yang dipakai adalah pondasi batu kali. Dalam proses pembuatan pondasi memerlukan alat seperti bak semen, sendok semen, sekop, molen, dan cetakan pondasi yang terbuat dari papan kayu.
b. Pondasi Telapak
Dalam pembangunan asrama ini, pondasi telapak juga dibuat gunanya adalah untuk perletakan pada tangga.
3. Pekerjaan Struktur
Dalam membangun rumah dibutuhkan sebuah pekerjaan struktur, yang sangat berguna dalam proses pembangunan. Struktur sangat penting dan didukung dengan pekerjaan arsitektur, mekanikal, dan elektrikal. Pekerjaan struktur antara lain:

a. Pekerjaaan Kolom 
Untuk membuat kolom dibutuhkan cetakan kolom yang terbuat dari papan kayu atau dinamakan bekisting. Setelah pembesian kolom selesai dirangkai maka dilakukan pemasangan bekisting, setelah semuanya dipasang dan dipastikan berdiri tegak lurus terhadap sloof maka barulah beton dimasukkan ke dalam bekisting. Untuk membuat beton atau adukan semen, agregat, dan air diaduk dengan molen dan alat-alat lainnya seperti sekop sendok semen dan bak semen.
b. Pekerjaan Balok 
Sama halnya dengan pekerjaan kolom, langkah awal yang dikerjakan adalah pemasangan dan perangkaian besi tulangan balok.
c. Pekerjaan Pelat Lantai
Setelah tulangan terpasang, dilakukan pemasangan bekisting untuk balok dan pelat lantai. Setelah bekisting terpasang, maka dilakukan pemasangan besi tulangan pelat lantai. Pengecoran dilakukan setelah semua penulanggan benar-benar siap.
4.   Pekerjaan Tangga
Tahapan pelaksanaan pekerjaan tangga antara lain:
1. Pemasangan bekisting
2. Pemasangan besi tulangan
3. Pengecoran

5.   Pekerjaan Atap
Pekerjaan atap terdiri atas:
1. Pemasangan kuda-kuda
2. Pemasangan atap

6.  Pekerjaan Arsitektur
Setelah selesai pengerjaan struktur rumah, supaya rumah kelihatan bagus, rapi, dan tertata dengan baik maka dibutuhkan arsitektur. Arsitektur mengurus semuanya mulai dari lantai, dinding, pintu, dan jendela sampai plafon. Pengerjaaannya antara lain:
1. Pekerjaan dinding 
Maksud dari pekerjaan dinding adalah memasang batu bata dengan metoda  setengah bata dengan plesteran mortar. Pemasangan batu bata dan plesteran beton ini dimulai dari atas sloof dan antar kolom atau tergantung dengan perencanaan. Setelah pemasangan bata, barulah dilanjutkan dengan finishing dinding. Maksud dari finishing dinding adalah meratakan permukaan dinding dengan plesteran mortar. Pekerjaan ini merupakan langkah awal sebelum pekerjaan pengecatan.
2. Pekerjaan pintu dan jendela
Pekerjaan pemasangan kusen pintu dan jendela ini dilakukan pada waktu pemasangan dinding, pemasangan  kusen pintu dan jendela harus serentak dengan pemasangan dinding karena pemasangan dinding sangat membantu dalam proses pemasangan kusen pintu dan jendela.
3. Pemasangan plafond
Setelah pemasangan dinding, kusen pintu dan jendela selesai, langkah berikutnya adalah pemasangan plafond. Sebelum pemasangan plafond terlebih dahulu membuat kerangka plafond. Setelah kerangka selesai barulah plafond dipasang.
4. Pengerjaan WC
Pengerjaan WC terdiri dari pemasangan keramik dan pengecatan dinding WC.
7. Elektrikal dan Plumbing
Dalam membangun rumah tak hanya membutuhkan struktur dan arsitektur saja, selain struktur dan arsitektur juga membutuhkan mekanikal.

Mekanikal dibutuhkan dalam hal seperti instalasi plumbing, dinamo air, pendingin ruangan dan lain-lain. Mekanikal merupakan kebutuhan dari bangunan rumah yang berkaitan dengan mesin. Dalam perencanaan rumah ini, mekanikal dibutuhkan dalam hal :

Instalasi plumbing
Instalasi plumbing sangat berguna dalam sebuah ruangan, karena instalasi plumbing berfungsi sebagai penyalur aliran yang menggunakan pipa. Aliran tersebut berupa air bersih, air kotor, minyak ataupun limbah rumah tangga. Pada instalasi plumbing juga mengatur letak pipa-pipa tersebut agar tertata dengan baik dan rapi.
Elektrikal
Elektrikal sebagai pelengkap dari pekerjaan struktur, arsitektur dan mekanikal. Tanpa elektrikal banguna tidak berfungsi dengan baik, oleh karena itu elektrikal saling berkaitan dengan struktur, arsitektur dan mekanikal. Pekerjaan elektrikal antara lain :
Instalasi elektrikal
Instalasi elektrikal berguna untuk mengalirkan aliran listrik dari sumbernya (PLN) ke dalam ruangan-ruangan dalam sebuah bangunan. Pekerjaan instalasi elektrikal berhubungan dengan arus listrik. Dalam pengerjaan instalasi elektrikal harus berhati-hati dan teliti, karena pekerjaan ini bisa menyebabkan kebakaran pada bangunan. 
8. Finishing
Sebelum pemasangan keramik,langkah awalnya adalah melakukan finishing lantai. Pekerjaan finishing lantai dilakukan dengan memberi plesteran, pemasangan keramik, pengecatan interior eksterior, pemasangan gypsum, dan pekerjaan lain.
  • Plesteran , Plesteran merupakan bagian yang melapisi dinding. Bahan utama pembuat plesteran adalah semen, pasir, dan air.
  • Pemasangan Keramik
  • Pengecetan Interior Eksterior
Apabila pekerjaan finishing lantai dan dinding, pemasangan plafond dan keramik selesai, maka pekerjaaan berikutnya adalah melakukan pengecatan pada dinding, plafond, dan kusen. Pengecatan dilakukan dengan menggunakan warna yang kita inginkan.

COMMENTS

Name

AIR,13,GAMBAR,3,JEMBATAN,5,K3,5,KERJA,37,MANAJEMEN PROYEK,1,MATERIAL,1,PENGAWASAN,14,RAB,19,STRUKTUR,21,TANAH,30,TENDER,1,TRANSPORTASI,31,
ltr
item
Sipilpoin: WORK BREAKDOWN STRUCTURE (WBS) DAN PENJELASANNYA
WORK BREAKDOWN STRUCTURE (WBS) DAN PENJELASANNYA
Work Breakdown Struktur (WBS) adalah alat manajemen mendasar yang mendefinisikan proyek melalui level aktivitas yang bisa diidentifikasi, dimanajemen dan dikendalikan dengan jelas.
https://3.bp.blogspot.com/-WGrvD4VHcjs/WFQncEsMBEI/AAAAAAAAAVg/f1Ntw0clTokK8YuTJStCwQrXw8l35xOkACLcB/s1600/wbs%2B1.png
https://3.bp.blogspot.com/-WGrvD4VHcjs/WFQncEsMBEI/AAAAAAAAAVg/f1Ntw0clTokK8YuTJStCwQrXw8l35xOkACLcB/s72-c/wbs%2B1.png
Sipilpoin
https://www.sipilpoin.xyz/2016/12/work-breakdown-structure-wbs-dan.html
https://www.sipilpoin.xyz/
https://www.sipilpoin.xyz/
https://www.sipilpoin.xyz/2016/12/work-breakdown-structure-wbs-dan.html
true
3257111316629517368
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy