Sunday, 5 February 2017

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KONSTRUKSI JALAN RAYA

Sejarah perkembangan konstruksi jalan raya dimulai dengan sejarah manusia itu sendiri yang selalu berhasrat untuk mencari kebutuhan hidup dan berkomunikasi dengan sesama. Dengan demikian perkembangan konstruksi jalan raya  saling berkaitan dengan teknik jalan, seiring dengan perkembangan teknologi yang ditemukan manusia.


Pada awalnya jalan hanya berupa jejak manusia yang mencari kebutuhan hidup. Setelah manusia mulai hidup berkelompok jejak-jejak berubah manjadi jalan setapak yang masih belum berbentuk jalan yang rata. Dengan dipergunakan alat transportasi seperti hewan,kereta, atau yang lainnya, mulai dibuat jalan yang rata.
KONSTRUKSI JALAN RAYA

Sejarah perkembangan konstruksi jalan raya  di indonesia yang tercatat dalam sejarah bangsa Indonesia adalah pembangunan konstruksi jalan raya  Daendles pada Zaman Belanda, yang dibangun dari Anyer di Banten Sampai Panarukan di Banyuwangi Jawa Timur. Yang diperkirakan 1000 km. Pembangunan tersebut dilakukan dengan kerja paksa pada akhir abad 18. Tujuan pembangunan pada saat itu terutama untuk kepentingan strategi dan dimasa tanam paksa Untuk memudahkan pengangkutan hasil bumi.

Konstruksi jalan raya Daendels tersebut belum direncanakan secara teknis baik geometrik maupun perkerasannya. Konstruksi perkerasan jalan raya berkembang pesat pada jaman keemasan Romawi. Pada saat itu telah mulai di bangun jalan-jalan yang terdiri dari beberapa lapis perkerasan. Perkembangan konstruksi jalan raya  seakan terhenti dengan runtuhnya kekuasaan Romawi sampai abad 18.

Pada abad 18 para ahli dari Perancis, Skotlandia menemukan bentuk perkerasan yang sebagian sampai saat ini umum digunakan di Indonesia dan merupakan awal dari perkembangan konstruksi jalan raya   di Indonesia yang antara lain : konstrukasi perkerasan batu belah (Telford), konstruksi perkerasan macadam.

Konstruksi Telford diciptakan Oleh Thomas Telford (1757-1834) dari Skotlandia, sedangkan Macadam oleh Jhon Londer MacAdam (1756-1836 dari Skotlandia.

konstruksi jalan raya  yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat ditemukan pertama kali di Babylon pada tahun 625 SM, tetapi perkerasan jenis ini tidak berkembang sampai ditemukan kendaraan bermotor oleh Gofflieb Daimler dan Karl Benz pada tahun 1880. Mulai tahun 1920 sampai sekarang teknologi konstruksi jalan raya  dengan menggunakan aspal sebagai bahan pangikat maju pesat. 

Di Indonesia perkembangan konstruksi jalan raya  aspal dimulai pada tahap awal berupa konstruksi Telford dan Macadam yang kemudian diberi lapisan aus yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat dan ditaburi pasir kasar yang kemudian berkembang menjadi lapisan penetrasi (Lapisan, Brutu,Burda,Buras), 


Tahun 1980 diperkenalkan konstruksi jalan raya  dengan aspal emulsi dan butas,tetapi dalam pelaksanaan atau pemakaian aspal butas terdapat permasalahan dalam hal variasi kadar aspalnya yang kemudian disempurnakan pada tahun 1990 dengan teknologi beton mastic, perkembangan konstruksi jalan raya  menggunakan aspal panas (hot mix) mulai berkembang di Indonesia pada tahun 1975, kemudian disusul dengan jenis yang lain seperti aspal beton (AC) dan lain-lain.


Konstruksi jalan raya  menggunakan semen sebagai bahan pengikat telah ditemukan pada tahun 1828 di London tetapi konstruksi perkerasan ini mulai berkembang awal tahun 1900. Konstruksi Perkerasan dengan menggunakan semen atau 'concrete pavement' mulai dipergunakan di Indonesia secara besar besaran pada awal tahun 1970 yaitu pada pembangunan jalan tol Prof. Sediyatmo.

Secara umum perkembangan Konstruksi jalan raya di Indonesia mulaj berkembang pesat sejak tahun 1970 dimana mulai diperkenalkannya pembangunan perkerasan jalan sesuai dengan fungsinya. Sedangkan perencanaan geometrik jalan seperti sekarang ini baru dikenal sekitar pertengahan tahun 1960 kemudian mengalami perkembangan yang cukup pesat sejak tahun 1980.

Share

& Comment

1 komentar:


  1. PRIHAL :
    PENAWARAN KERJASAMA UNTUK KONSULTAN PENGURUSAN JAMINAN ASURANSI DAN BANK GARANSI BISA TANPA COLLATERAL/ AGUNAN PROSES CEPAT, MUDAH DAN BIAYA KOMPETITIF LEBIH MURAH
    Yth, Bapak/ Ibu
    Pimpinan /HRD/finance dept perusahaan
    di Tempat

    Dengan hormat,
    Perkenalkan kami Dari PT. ANUGRAH LUAS JAYA (General Insurance Broker), Kami Bermaksud Menawarkan Produk Bank Garansi & Surety Bond Bisa Tanpa Agunan (Non Collateral) Proses Cepat dan Mudah Bisa Tanpa Collateral. Adapun Jaminan Bank garansi & Asuransi Yang Kami Tawarkan Telah Diterima di instansi Pemerintah dan Swasta serta sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun jenis jaminan yang kami tawarkan diantaranya adalah sebagai berikut:

    DAFTAR JAMINAN:

    Jaminan Penawaran (Bid Bond)
    Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond)
    Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond)
    Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond)
    Jaminan Pembayaran Akhir Tahun (SP2D)
    Jaminan Contractor ALL RISK (CAR)
    Jaminan Custom Bond
    Jaminan Property ALL RISK (PAR)
    Jaminan Erection ALL RISK (EAR)
    Jaminan Marine Hull Insurance (MH)
    Jaminan Cargo
    Jaminan Asuransi Kebakaran (Fire Insurance)
    KMK (KREDIT MODAL KERJA)
    DAN ASURANSI UMUM LAINNYA

    Demikianlah perkenalan singkat dari kami, besar harapan kami untuk dapat berkerjasama dengan perusahaan Bapak/ Ibu dan semoga ini langkah awal untuk menjalin kerjasama yang baik dan berkesinambungan di masa akan datang. Adapun sebagai bahan pertimbangan bapak/ibu berikut ini Terlampirkan proposal penawaran Dari Kami. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

    Hormat Kami,
    PT. ANUGRAH LUAS JAYA
    ttd
    SUGENG PRIADI
    Telp (021) 42888259
    Fax (021) 42888256
    Mobile 0812 8705 4433
    WhatsApp 0812 8705 4433


    Blogger: http://sugenganugrah.blogspot.co.id
    Email: sugeng_priadi91@yahoo. com/ sugengpriadi46@gmail.com
    Office: Jl.Swadaya III No.45 A Kel.Cempaka Baru Kec.Kemayoran Jakarta Pusat-Indonesia (10640)


    ReplyDelete

 

Copyright © 2015 Sipilpoin™ is a registered trademark.

Designed by Templateism | Templatelib. Hosted on Blogger Platform.