Alat Pengerasan Aspal

SHARE:

Pengerasan aspal terdiri dari aspal dan agregat. Agregat yang dipakai dalam campuran aspal terdiri dari agregat kasar, halus dan filler. Filler adalah material pengisi yang dapat berupa abu batu atau semen. Karakteristik agregat yang dipakai pada pengerasan lentur adalah keras, bersudut, bergradasi baik, bersih dan kering. Dalam campuran aspal atau mix asphalt, aspal merupakan pengikat (binder).

Pengerasan jalan selain menggunakan beton juga dapat memanfaatkan aspal sebagai bahan pengerasan. Pengerasan yang menggunakan aspal disebut pengerasan lentur (flexible pavement). Pada saat membuat pengerasan dengan aspal alat yang dibutuhkan berbeda dengan pembuatan pengerasan beton.


Alat Pengerasan Aspal


Pengerasan aspal terdiri dari aspal dan agregat. Agregat yang dipakai dalam campuran aspal terdiri dari agregat kasar, halus dan filler. Filler adalah material pengisi yang dapat berupa abu batu atau semen. Karakteristik agregat yang dipakai pada pengerasan lentur adalah keras, bersudut, bergradasi baik, bersih dan kering. Dalam campuran aspal atau mix asphalt, aspal merupakan pengikat (binder).


Selain truk yang digunakan untuk mengangkut aspal, dalam pelaksanaan pembangunan pengerasan lentur digunakan alat sebagai berikut:

a. Asphalt distributor (distributor aspal),
Alat ini merupakan truk yang dimodifikasikan sesuai dengan fungsinya. Fungsi dari alat ini adalah untuk menghamparkan aspal cair ke atas permukaan pondasi jalan dengan kecepatan yang sama. Tangki pada distri-butor aspal mempunyai sistem yang dapat mempertahankan suhu aspal dan pada alat ini juga dilengkapi burner yang berfungsi untuk meningkatkan suhu aspal sesuai dengan ketentuan. Selain itu juga alat ini dilengkapi dengan pompa yang membantu dalam penyemprotan aspal cair. Aspal cair ini berfungsi untuk mengikat campuran aspal yang kemudian akan dihamparkan di atasnya.

Kecepatan distributor aspal (S, m/menit) yang bergerak selama penghamparan tergantung dari beberapa hal. Pertama adalah keluaran aspal dari pompa (P) yang dihitung dalam liter/menit. Kemudian lebar (W) alat penyemprot (spry bar) juga dihitung dalam meter. Selanjutnya adalah menghitung kecepatan penghamparan (R) dalam liter/meter persegi.

b. Asphalt paver atau asphalt finisher,
Alat ini merupakan traktor beroda ban ataupun crawler yang dilengkapi dengan suatu sistem yang berfungsi untuk menghamparkan campuran aspal di atas permukaan pondasi jalan. Paver dengan roda ban sebaiknya dipilih jika pada pengaspalan jalan alat tersebut sering dipindahkan. Sedangkan penggunaan paver dengan roda crawler akan lebih menguntungkan jika kondisi jalan yang akan dibangun menanjak atau menurun. Hal ini karena paver beroda crawler lebih stabil.

Pada bagian depan terdapat hopper yang berfungsi untuk menerima campuran aspal dari rear dump truck atau dari bottom dump truck. Selanjutnya campuran aspal dihamparkan di atas permukaan pondasi jalan dengan menggunakan conveyor dan auger. Conveyor berfungsi untuk mendistribusikan campuran secara merata dan menghindari segregasi. Karena ketebalan aspal yang dihamparkan belum seragam maka digunakan screed yang ditarik oleh traktor tersebut. Screed dapat diatur lebar dan ketinggiannya. 

Dengan adanya screed maka ketebalan dan lebar hamparan campuran aspal dapat terjaga. Pada screed terdapat bebe- rapa alat yaitu vibrator dan burner. Vibrator berfungsi untuk memadatkan lapisan aspal. Sedangkan burner berfungsi untuk memanaskan screed sehingga campuran aspal tidak menempel pada screed.

Kecepatan paver pada saat penghamparan harus dijaga agar konstan. Hal ini perlu dilakukan agar lapisan aspal yang dihasilkan rata permukaannya. Jika kecepatan bertambah maka screed akan menurun yang menyebabkan ketebalan lapisan berkurang. Hal yang sebaliknya akan terjadi jika kecepatan alat berkurang.

c. Compactor (pemadat).
Pemadatan dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, pemadatan yang dilakukan pada permukaan lapisan aspal untuk meningkatkan densitas lapisan. Selanjutnya, jika pada tahap pertama lapisan belum mencapai kepadatan yang diinginkan maka lapisan dipadatkan kembali. Tahap akhir pemadatan berfungsi untuk meratakan dan melicinkan permukaan. 

Campuran aspal yang dihamparkan pada saat pemadatan tidak boleh terlalu panas. Hal ini untuk menghindari lapisan menjadi pecah. Akan tetapi campuran juga tidak boleh terlalu dingin karena hal tersebut akan mempersulit pemadatan.

Terdapat tiga macam alat pemadat yang biasa digunakan sebagai alat pemadat aspal, yaitu smooth wheel roller, pneumatic tired roller dan vibrating steel drum roller. Tekanan yang diberikan oleh smooth wheel roller kepada permukaan aspal tergantung pada kecepatan alat. 

Sedangkan pengaturan tekanan yang akan didistribusikan oleh alat pneumatic tired roller tergantung pada tekanan ban alat. Untuk vibrating steel drum roller tekanan dapat diatur dengan mengubah frekuensi getaran. Dengan kemudahan dalam pengaturan tekanan alat pada permukaan aspal maka pneumatic tired roller dan vibrating steel drum roller dianggap lebih fleksibel dibandingkan dengan smooth wheel roller.

Pada umumnya alat pemadat mempunyai kelebihan masing-masing. Biasanya smooth wheel roller digunakan untuk meratakan dan melicinkan permukaan. Sedangkan pneumatic tired roller dan vibrating steel drum roller digunakan untuk mendapatkan kepadatan. Jika getarannya dimatikan maka vibrating steel drum roller dapat digunakan untuk meratakan dan melicinkan permukaan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat pemadatan, yaitu:
  • Ada tidaknya kelebihan campuran aspal pada bagian depan roda (terutama untuk alat beroda drum baja). Kelebihan campuran aspal dapat disebabkan oleh kepadatan campuran yang masih kurang, temperatur campuran yang terlalu panas atau kapasitas alat yang terlalu besar.
  • Menempel tidaknya aspal pada roda. Kadang-kadang aspal menempel pada roda alat pemadat yang disebabkan oleh suhu campuran yang terlalu tinggi.

COMMENTS

Name

AIR,13,GAMBAR,3,JEMBATAN,5,K3,5,KERJA,37,MANAJEMEN PROYEK,1,MATERIAL,1,PENGAWASAN,14,RAB,19,STRUKTUR,21,TANAH,30,TENDER,1,TRANSPORTASI,31,
ltr
item
Sipilpoin: Alat Pengerasan Aspal
Alat Pengerasan Aspal
Pengerasan aspal terdiri dari aspal dan agregat. Agregat yang dipakai dalam campuran aspal terdiri dari agregat kasar, halus dan filler. Filler adalah material pengisi yang dapat berupa abu batu atau semen. Karakteristik agregat yang dipakai pada pengerasan lentur adalah keras, bersudut, bergradasi baik, bersih dan kering. Dalam campuran aspal atau mix asphalt, aspal merupakan pengikat (binder).
https://3.bp.blogspot.com/-ddm4iZcva4c/WnJox_27IEI/AAAAAAAAA_Y/s3aAkMlAy9kSpe8_yEqoebdq-u5xj3AxwCLcBGAs/s640/Alat%2BPengerasan%2BAspal.png
https://3.bp.blogspot.com/-ddm4iZcva4c/WnJox_27IEI/AAAAAAAAA_Y/s3aAkMlAy9kSpe8_yEqoebdq-u5xj3AxwCLcBGAs/s72-c/Alat%2BPengerasan%2BAspal.png
Sipilpoin
https://www.sipilpoin.xyz/2017/03/alat-pengerasan-aspal.html
https://www.sipilpoin.xyz/
https://www.sipilpoin.xyz/
https://www.sipilpoin.xyz/2017/03/alat-pengerasan-aspal.html
true
3257111316629517368
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy