Thursday, 23 March 2017

Jaminan Kematian Akibat Kecelakaan Kerja

Kematian muda atau kematian dini/ prematur pada umumnya menimbulkan kerugian finansial bagi mereka yang ditinggalkan. Kerugian ini dapat berupa kehilangan mata pencaharian atau penghasilan dari yang meninggal dan "kerugian" yang diakibatkan oleh adanya perawatan selama yang bersangkutan sakit serta biaya pemakaman. Oleh karena itu, dalam program BPJS Ketenagakerjaan pemerintah mengadakan program Jaminan Kematian.
Jaminan Kematian Akibat Kecelakaan Kerja

Bentuk jaminan kematian program BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan program asuransi sekawaktu dengan memberikan jaminan untuk jangka waktu tertentu saja, yaitu sampai dengan usia 55 tahun.

luran untuk jaminan kematian ini ditanggung sepenuhnya oleh pengusaha. Besarnya iuran adalah 0,30 persen dari upah sebulan masing-masing pekerja/ buruh yang secara rutin harus dibayar langsung oleh pengusaha kepada badan penyelenggara.

Jaminan kematian yang diterima berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Pihak yang berhak menerima santunan kematian dan biaya pemakaman adalah para ahli waris (atau keluarga) pekerja/ buruh yaitu :
  • suami atau istri yang sah menjadi tanggungan tenaga kerja (pekerja/ buruh) yang terdaftar pada badan penyelenggara;
  • anak kandung, anak angkat dan anak yatim yang belum berusia dua puluh satu tahun, belum menikah, tidak mempunyai pekerjaan yang menjadi tanggungan tenaga kerja (pekerja/ buruh) dan terdaftar pada badan penyelenggara maksimum tiga orang anak.

Jika belum atau tidak ada ahli waris yang terdaftar pada badan penyelenggara, urutan pertama yang diutamakan dalam pembayaran santunan kematian dan biaya pemakaman adalah :
  • janda atau duda.
  • anak.
  • orang tua.
  • cucu.
  • kakek dan nenek.
  • saudara kandung.
  • mertua.

Para ahli waris atau pihak yang berhak menerima santunan dan biaya pemakaman mengajukan permohonan kepada badan penyelenggara dengan melampirkan bukti-bukti antara lain :
  1. Kartu peserta;
  2. Surat keterangan kematian.

Selanjutnya dapat dikemukakan hal sebagai berikut :
  • Dalam hal pekerja/ buruh tidak mempunyai keturunan sebagaimana tersebut di  atas, pembayaran santunan kematian dan biaya pemakaman diberikan secara sekaligus kepada mereka yang ditunjuk pekerja/ buruh dalam wasiatnya.
  • Dalam hal tidak ada wasiat, pembayaran santunan kematian dan biaya pemakaman diberikan kepada pengusaha atau pihak lain guna pengurusan pemakaman.

Dalam hal magang atau murid dan mereka yang memborong pekerjaan, serta narapidana meninngal dunia bukan karena kecelakaan kerja yang berhubungan dengan hubungan kerja keluarga yang ditinggalkan tidak berhak atas jaminan kematian. 

Share

& Comment

1 komentar:

  1. Percaya tidak percaya
    hanya di ROYALQQ.POKER
    anda akan merasakan sensasi kemenangan!

    ReplyDelete

 

Copyright © 2015 Sipilpoin™ is a registered trademark.

Designed by Templateism | Templatelib. Hosted on Blogger Platform.