Header Ads

HOT !
recent

Peranan Terminal

Angkutan untuk barang dalam sistim transportasi kota di kota besar di Indonesia  umumnya selalu dianaktirikan dan bahkan lebih cenderung dibatasi ruang geraknya . untuk Sebagai contoh, di kota Jakarta yang menerapkan kebijaksanaan untuk pembatasan route dan waktu pergerakan armada moda angkutan barang dalam kota. Armada moda angkutan barang tidak diperkenankan melintasi jalan-jalan tertentu pada siang hari dan hanya diperkenankan masuk pada malam hari, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan lalulintas di dalam kota. 

Peranan Terminal


Pelaku  perencana lalul intas mementingkan kelancaran arus lalu lintas kendaraan angkutan untuk penumpang didalam kota dibandingkan kelancaran kegiatan angkutan barang. Padahal angkutan untuk barang merupakan tulang punggung perekonomian kota. 

Ironisnya dalam kebijaksanaan yang telah dilaksanakan itu tidak cukup menjadikan  ampuh untuk mengatasi berbagai masalah kemacetan lalulintas pada pusat kota, hal ini akibat dari adanya kegiatan bongkar muat barang yang dilakukan pada  ruas jalan  siang hari.

dengan demikian terminal angkutan barang menjadi faktor utama dari sistim logistik secara keseluruhan terhadap transportasi, yaitu untuk sistim untuk logistik secara teritorial dan sistim logistik secara industrial. Oleh karena itu penataan moda angkutan barang sudah seharusnya tidak dilakukan semata mata memakai pendekatan lalu lintas melainkan juga harus dilakukan dengan pendekatan logistik. 

Sistim logistik teritorial adalah penyelenggaraan distribusi barang dalam satu kota, dari satu kota dengan kota lainnya, dari satu daerah dengan daerah lainnya dan bahkan dari satu negara dengan negara lainnya. adapun  sistim logistik secara industrial merupakan penyelenggaraan distribusi untuk  terkait pemsaran produk dari kegiatan industri.

Terminal  Angkutan Barang (TAB) dapat didefinisikan sebagai berikut :
  1. Sebuah sarana utama perpindahan barang baik untuk logistik maupun untuk kegiatan industri
  2. Sebuah tempat dari beberapa kegiatan modifikasi arus produksi kedalam kondisi fisik, ekonomi dan komersial yang berbeda sesuai asal pergerakannya
  3. Suatu langkah gabungan dari para pengusaha untuk mengendalikan kegiatan transportasiuntuk barang dalam mengoptimalkan sistem logistik
  4. Fasilitas untuk transit utama yang berfungsi untuk memecahkan masalah dalam transportasi yang ditimbulkan oleh adanya arus pergerakan barang sehingga memungkinkan didapatnya nilai – nilai sosial ekonomi dari adanya aktifitas  pemindahan barang yang dilaksanakan dengan terdapatnya berbagai kegiatan yang berhubungan dengan transportasi.

Terminal yang digunakan sebagai titik utama dalam jaringan transportasi untuk jalan, menjadikannya barometer dari berkembangnya pertumbuhan jumlah perjalanan dari dan ke suatu kota, memerlukan landasan perencanaan yang terarah, melibatkan ahli – ahli perencanaan dari berbagai macam disiplin ilmu serta memperlihatkan aspek –aspek sosial, ekonomi, budaya, lingkungan hidup dan aspek tata ruang. Itu semua diperlukan untuk memciptakan prasarana system terminal yang dapat memberikan manfaat pelayanan untuk membantu kelancaran lalu lintas angkutan dengan efisiensi ruang, waktu dan dana. 

Peranan terminal untuk truk/barang selain digunakan menjamin kelancaran perpindahan barang di dalam kota juga bisa befungsi sebagai pusat logistik kota, pusat pemasaran, pusat transaksi komersial sehingga dapat merangsang pertumbuhan ekonomi kota melalui kegiatan perdagangan.  Secara lebih rinci TAB juga dapat diguanakn  sebagai gaktor utama logistik dalam proses produksi kegiatan untuk industry sehingga menekan biaya produksi. 

No comments:

Powered by Blogger.